Para Fasilitator

Facebook Twitter

Tessie

Joshua

Nine

Epih

Ben

Tessie Setiabudi

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai fasilitator program soft skills, Tessie sangat passionate memfasilitasi program persiapan pensiun normal (prapurnabakti) dan pensiun dini (Voluntary Resignation Program atau PHK) secara praktis, unik, mudah diterapkan dan memiliki dampak nyata pada ribuan peserta programnya.

Tessie menyelesaikan BA dan MA dari bidang Psikologi di US dan MBA dari bidang Training and Development di UK. Tessie tinggal di US, UK, Australia dan Singapura lebih dari 30 tahun. Bersama timnya, dia meraih CFP (Certified Financial Planning).

Bersama Joshua, dia menulis buku "Pensiun GAUL" (PensiunGaul.com) terbitan Gramedia Pustaka Utama dan buku best seller "Cerdas Mengajar" (CerdasMengajar.com) terbitan Gramedia Widiasarana Indonesia. Tessie menulis 101 jurus ampuh untuk para istri dan calon istri di buku "Menjadi Istri Inspiratif" (MenjadiIstriInspiratif.com) Dengan timnya, dia menulis buku national best seller "Pensiun, VRP atau PHK? No! Inovasi Karier Kedua Anda" (KarierKedua.com). Dia memberikan seluruh royalti buku-bukunya untuk uang sekolah anak-anak tidak mampu.

Tessie telah mengadakan pelatihan untuk lebih dari 20.000 orang dari berbagai jajaran di berbagai perusahaan maupun organisasi di Asia. Beberapa dari in-house kliennya di Asia antara lain: Brunei Management Service Department, Johor Port, Petronas Carigali, PNE, EM Services, Motorola, Seagate Technology International, Union Carbide Asia Pacific, Inc., Baxter, Sharp Roxy, Univac Precision Engineering Pte Ltd, IKEA, DuPont, Pacific International Lines, ECS, Singapore Post Pte Ltd, Land Transport Authority, Housing Development Board, Central Prudential Fund, Singapore Power Ltd, Medco Energi, Caltex, Kondur Petroleum, Shell Petroleum, ConocoPhillips, Star Energy, VICO, HESS, Chevron, WGI/Wiraswasta Gemilang Indonesia (Pennzoil), Petronas Carigali Indonesia, Kangean Energy Indonesia, M3Nergy, SKKMigas, British Petroleum, Pertamina, Kaltim Prima Coal, Alfamart, Meiji, MERCK, British American Tobacco (BAT), HM Sampoerna, Kompas Gramedia, Aggreko Energy Services Indonesia, Sekretariat Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI), Intiland Development, Jakarta Garden City, Bangun Tjipta Sarana, DHL Danzas, Sumitomo Indonesia, PT Rhom & Haas Indonesia, Chandra Asri, PTPN III, Semen Gresik, Pupuk Kujang, Bank BTN, Waskita Karya, Telkom, FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) DKI Jakarta, Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Depperindag), Provinsi Kalimantan Timur, MABES POLRI, berbagai POLDA dan organisasi pemerintah lainnya.

Tessie percaya setiap individu perlu dikembangkan sepenuhnya dan berkontribusi pada hidup orang lain. Bersama Joshua, dia aktif melakukan pekerjaan sosial baik di Indonesia dan Singapura. Lebih dari 3.000 orang tua dan guru menghadiri seminar Cerdas Mengajar di berbagai kota di Indonesia.

Faktor pendorong untuk menulis dan memfasilitasi program persiapan pensiun pada beberapa tahun ini adalah keyakinannya bahwa bab terakhir dalam hidup seseorang adalah bab terpenting. Tessie menghadapkan peserta programnya pada 2 pilihan: menjadi beban atau berkah bagi keluarga dan masyarakat.

TessieSetiabudi.com



Joshua Maruta

Josh adalah seorang fasilitator, trader, penulis dan pemimpin dari Training For Excellence Pte Ltd. Dia menyelesaikan pendidikan Insinyur dalam Teknik Elektro di UGM, dan M.Sc. dalam Teknik Elektro di USA. Di usia 70 tahun, dia mengelesaikan Certified Financial Planner.

Josh bekerja pada PT Caltex Pacific Indonesia dari tahun 1973-2001. Tugasnya yang terakhir adalah sebagai Vice President Support Operations dan kemudian Vice President Minas Operations. Bersama Tessie, dia menulis buku Pensiun GAUL terbitan Gramedia Pustaka Utama dan buku Best Seller Cerdas Mengajar terbitan Gramedia Widiasarana Indonesia. Bersama timnya dia menulis national best seller Pensiun, VRP atau PHK? No! Inovasi Karier Kedua Anda terbitan Elex Media Computindo. Dia memberikan seluruh royalti buku-bukunya untuk uang sekolah anak-anak tidak mampu.

Beberapa dari kliennya di Singapura: IKEA, EM Services, ECS, DuPont, Sharp Roxy, Land Transport Authority, Univac Precision Engineering Pte Ltd, Singapore Power Ltd dan Baxter; di Brunei: Management Service Department; di Malaysia: Johor Port; di Indonesia: Medco Energi, Caltex, ConocoPhillips, Star Energy, VICO, HESS, WGI/Wiraswasta Gemilang Indonesia (Pennzoil), Kangean Energy Indonesia, Petronas Carigali, M3Nergy, SKKMigas, British Petroleum, Pertamina, Chevron, Kaltim Prima Coal, Chandra Asri, Sumitomo Indonesia, Intiland Development, Sekretariat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Bangun Tjipta Sarana, Jakarta Garden City, DHL Danzas, Chandra Asri, British American Tobacco (BAT), Kompas Gramedia, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DKI Jakarta, Aggreko Energy Services Indonesia, Alfamart, Meiji, Merck, PTPN III, Pupuk Kujang, Bank BTN, Waskita Karya, Telkom, Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Depperindag), Mabes POLRI dan POLDA di berbagai daerah.

Josh percaya para calon pensiun perlu mengetahui kendaraan investasi yang sesuai untuk mereka.





Nine Novisundarie

Nine adalah seorang sarjana komunikasi yang menggeluti bidang manajemen SDM dan Perkantoran selama lebih dari 18 tahun, khususnya di bidang pengembangan organisasi, recruitment, pengembangan dan pelatihan Team Building. Melalui experiential learning, Nine membuat program Team Building memiliki aplikasi nyata di pekerjaan.

Sebagai wanita Indonesia, Nine menghabiskan masa kecilnya sampai SMA di Sukabumi, Jawa Barat, sebelum hijrah ke Jakarta untuk menuntut ilmu dan mendapatkan gelar Diploma Bahasa Inggris, Advance Diploma Bisnis, dan Sarjana Komunikasi. Semangat belajarnya yang tinggi membuahkan penerimaan beberapa sertifikasi di antaranya Certified Learning & Development Manager dari Carlton Advance Management Institute, Certified TSA & TSI, Certified Facilitation Skill, HRPP Program, dan belasan lokakarya yang telah diikutinya seperti Coaching Workshop, Presentation Skills, Leadership Program, dan lainnya.

Selain bekerja di perusahaan Migas, Nine juga aktif dalam kegiatan organisasi dan aktifitas lainnya, antara lain menjadi sekretaris KPSDM SKK Migas – KKKS periode 2013-2014, Ketua POM Sanggar Kelinci periode 2012-2013, sekretaris KPSDM 2015-2016, dan sekarang sebagai ketua TF Kompetensi KK3 SKKMiGAS - KKKS. Pembina Yayasan Eshan Nur Amina. Beberapa klien HESS, INPEX, British Petroleum, ConocoPhillips, Kompas Gramedia, Pantai Mutiara Sports Club dan perusahaan lainnya.

Nine percaya bahwa semangat untuk ingin terus belajar, berbagi ilmu meskipun hanya satu ayat, bersikap jujur, empati dan menjadi pendengar yang baik dapat membawa kesuksesan, kebahagiaan dan kedamaian hati baginya dan bagi orang-orang disekitarnya.







Arde Wisben

Ben menyelesaikan Pendidikan Ahli Pekerjaan Sosial di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) di Bandung. Dia telah menyelesaikan Magister Pendidikan dari Universitas Pelita Harapan. Meski tak sempat selesai, Ben juga pernah belajar di Kajian Wanita Universitas Indonesia.

Tahun 2010, Ben mendapatkan penghargaan dari Komisi Nasional Lanjut Usia untuk penulisan artikel yang mengupas soal lanjut usia yang masih produktif di Indonesia.

Meski saat ini lebih banyak menghabiskan waktu dalam kegiatan pelatihan, Ben menganggap masa-masa terbaik dalam hidupnya adalah ketika bekerja dalam praktek pekerjaan sosial. Mendampingi korban selamat dari Tsunami Aceh, gempa Padang dan Mentawai, guna memberi penguatan atas kesedihan yang mendalam akibat kehilangan anggota keluarga. Menyiapkan para pengungsi antar bangsa untuk melanjutkan kehidupan mereka yang baru dibawah program United Nation High Commission for Refugee (UNHCR).

Pengalaman dan praktek bekerja dengan beragam kelompok masyarakat menjadikan Ben sering diminta untuk jadi narasumber ketika perusahaan berencana mengembangkan program-program untuk Corporate Social Responsibility. Diantara perusahaan tersebut adalah: Pertamina dan anak perusahaan Pertamina, perusahaan-perusahaan tambang dan kelapa sawit yang beroperasi di Kutai Barat

Ben sangat berhasrat untuk belajar lebih banyak. Ia sangat terinspirasi oleh kata-kata dari William Butler Yeats: “Pendidikan bukanlah mengenai bagaimana mengisi ember, tetapi menyalakan api.” Karenanya, dalam setiap pelatihan, Ben lebih banyak melakukan peran sebagai coach, memfasilitasi peserta untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dengan cara yang mereka senangi.

Ben telah melayani beberapa perusahaan antara lain; ConocoPhillips, Petronas Cari Gali Indonesia, Chevron, British Petroleum, Intiland Development, DHL Danzas, AGGREKO, Federasi Panjat Tebing, British American Tobacco dan APL Logistic.

Kreatifitas dan rasa humor yang tinggi membuat peserta program yang difasilitasi Ben menikmati proses belajarnya.

Epih Hidayat

Epih kuliah di Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Saat ini dia bekerja di Toko Buku Gramedia Paris van Java (Bandung) sebagai Sales Superintendent. Dia mengajar di SMPK BPK Guntur Bandung untuk bidang ilmu kewirausahaan yang menjadi bidang ilmu ekskul di sekolah.

Epih telah berkecimpung dalam berbagai pelatihan Motivasi indoor maupun outdoor, terutama yang bersifat motivasi serta kewirausahaan di luar pelatihan internal toko. Dia berperan menjadi organizer kegiatan serta perpanjangan tangan untuk setiap materi pelatihan pusat Kompas Gramedia. Dalam lingkup kebutuhan internal perusahaan, dia memberikan pelatihan berdasarkan kebutuhan (misalnya ada kendala operasional), data statistik, kuisoner atau permintaan tertentu. Beberapa kliennya: ConocoPhillips dan Pantai Mutiara Sports Club.

Epih menekuni pelatihan Motivasi & pengembangan Diri menjadi aktivitas favorit atau hobbynya, serta sesuai dengan passionnya. Saat ini dia tergabung menjadi tim NTC — National Trainer’s Community — Kompas Gramedia. Epih memberikan pelatihan ke berbagai perusahaan seperti ConocoPhillips.

Epih menyadari dan memahami bahwa seorang fasilitator harus berpantang kurang persiapan, karena persiapan adalah separuh kemenangan dalam pertempuran. Bagi Epih, pelatihan motivasinya bukan hanya penuh dengan suasana yang menyenangkan tapi dia memastikan peserta keluar dari zona nyamannya dan menikmati sukses bersama dengan tim.